SMK NEGERI 3 MAGELANG

Jl. Pierre Tendean No 1 Magelang

SMK BISA, SMK HEBAT

SMK Negeri 3 Magelang terpilih menjadi Piloting Program Revitalisasi SMK

Kamis, 31 Agustus 2017 ~ Oleh Admin SMK Negeri 3 Magelang ~ Dilihat 1177 Kali

 

Prioritas empat bidang SMK yang menjadi unggulan Nawacita Presiden Jokowi adalah Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Ketrampilan bidang Agribisnis dan Agroteknologi, Kemaritiman, Pariwisata dan Industri Kreatif. Dari jumlah 13.683 SMK di Indonesia, ditunjuk 1.650 SMK Rujukan kemudian terpilih lagi 125 SMK Revitalisasi. SMK Negeri 3 Magelang sebagai sekolah dalam bidang Pariwisata terpilih menjadi piloting Program Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Ketrampilan.

Sesuai Instruksi Presiden Jokowi nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dalam rangka meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia Indonesia. Menjelang bulan Ramadhan lalu bertempat di Stadion Manahan Solo secara resmi Peluncuran Program Revitalisasi SMK 2017 yang sedianya akan diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi, tetapi kemudian dilaksanakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan didampingi oleh Mendikbud Muhajir Effendy. Pada saat yang sama juga mengundang beberapa Industri pasangan dari masing-masing SMK yang mendapatkan penghargaan atas apresiasi, dukungan, membantu dan bekerja sama dalam kemajuan SMK.

Mila Yustiana, S.Pd.,M.MPar, selaku kepala SMK Negeri 3 Magelang menyampaikan bahwa Industri pasangan dari SMK Negeri 3 yang terpilih yaitu Mesastila Hotel & Resort Magelang, ucapan terima kasih dan selamat kepada pihak Mesastila Hotel & Resort Magelang, yang telah bekerja sama dengan sekolah baik untuk tempat PKL, Kunjungan Industri dan kerja sama merekrut alumni lulusan SMK Negeri 3 Magelang dari beberapa program keahlian yaitu Akomodasi Perhotelan, Jasa Boga dan Tata Kecantikan.

Revitalisasi SMK sebagai konsolidasi kelembagaan dan rasionalisasi bidang keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia usaha, memfokuskan pada kerjasama dengan industri yaitu menyelaraskan pendidikan SMK disesuaikan dengan kebutuhan industri. Hal ini merupakan salah satu strategi menghadapi MEA dengan meningkatkan mobilitas dan menyiapkan persaingan tenaga kerja.

Dengan program ini diharapkan pendidikan SMK dapat menghasilkan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh industri, dan dapat menjadi wiraswasta yang kreatif sehingga menciptakan lapangan kerja baru.

Agar terlaksana Program Revitalisasi SMK, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan SMK meluncurkan program pendampingan oleh Perguruan Tinggi Negeri, PPPPTK, dan DUDI. Pendampingan ini diharapkan dapat menyiapkan SMK dalam menciptakan tenaga kerja yang siap menghadapi MEA.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT