SMK NEGERI 3 MAGELANG

Jl. Pierre Tendean No 1 Magelang

SMK BISA, SMK HEBAT

SMK NEGERI 3 MAGELANG BERBAGI ILMU DI SMK MUHAMMADIYAH KOTA MAGELANG

Kamis, 22 September 2022 ~ Oleh TIM Jurnalistik SMK N3 Mgl ~ Dilihat 181 Kali

Magelang-Kali ini SMK N 3 Magelang berbagai ilmu mengenai implementasi kurikulum merdeka dengan SMK Muhammadiyah Kota Magelang. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai dari 20 sampai 22 Sepetember 2022 bertempat di aula SMK Muhammadiyah Kota Magelang. Peserta adalah para guru SMK Muhammadiyah sejumlah 40 guru, baik guru mapel umum maupun guru kejuruan.

       

Hari pertama 20 Sepetember 2022 narasumbernya adalah Kepala SMK N 3 Magelang Mila Yustiana, S.Pd.,M.MPar, beliau memaparkan mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Para peserta mengikuti paparan beliau dengan antusias, sehingga para peserta menjadi semakin paham mengenai bagaimana implementasi kurikulum merdeka. "Kurikulum Merdeka ini penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yakni kurikulum 13 dan kurikulum darurat saat pandemi Covid 19, diterapkan untuk pelajar kelas X di tingkat SMK," jelas Mila.

Selain implementasi kurikulum merdeka pada hari tersebut disampaikan pula Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), materi tersebut dipaparkan oleh Umi Khayah Rusiyanah,S.Pd. Mengingat, dalam kurikulum merdeka terdapat P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Dengan begitu para siswa bisa menentukan bakat atau potensinya dalam kegiatan belajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka.

Hari kedua rabu 21 September 2022 paparan mengenai Proyek IPAS dan pengembangan media pembelajaran dipaparkan oleh Diana Suhartanti,S.Pd. Selain itu ada juga paparan mengenai Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) yang dipaparkan oleh Niken Sulistyowati, S.Pd.

Hari ketiga kamis 22 September 2022 paaparan materi jadwal PJBL dan Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) yang dipaparkan oleh Sutji Sadarini, S.Pd. Beliau menyampaikan bagiamana cara menyusun jadwal PJBL yang baik, terutama untuk mapel kejuruaan serta penerapan PJBL yang terintregasi dengan mapel lain. “Untuk penyusunan KOS, diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Di dalam menyusun ATP dan Modul Ajar, guru diharapkan menyesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Lembar Kerja yang diberikan ke siswa dimohon menyesuaikan alokasi waktu yang tertera di jadwal mengajar,” jelasnya

Penulis tim jurnalistik Menik Yuliastuti,S.Pd

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT