SMK NEGERI 3 MAGELANG

Jl. Pierre Tendean No 1 Magelang

SMK BISA, SMK HEBAT

SMK NEGERI 3 MAGELANG MENYERAHKAN BANTUAN KEPADA PENGUNGSI GUNUNG MERAPI

Kamis, 31 Desember 2020 ~ Oleh TIM Jurnalistik SMK N3 Mgl ~ Dilihat 279 Kali

Magelang- Di Tengah Pandemi Covid-19, SMK Negeri 3 Magelang menyalurkan bantuan kepada pengungsi Gunung Merapi di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan pada hari Kamis (31/12/2020). Bantuan tersebut dari penggalangan dana Warga SMK Negeri 3 Magelang yang dikoordinir oleh OSIS. Bantuan yang diberikan berupa sembako, Makanan kecil, Peralatan mandi, dan Al’Quran. Pengungsi berasal dari Desa Trono, Pugeran, dan Trayem serta  jumlah pengungsi secara keseluruhan 119 orang.

Ibu Sutji Sadarini, S.Pd selaku wakil Kepala Sekolah di bidang Kurikulum, dalam sambutannya  mengatakan bantuan Sosial dari warga SMK Negeri 3 Magelang bertujuan untuk  menumbuhkan rasa empati para siswa dan guru, semoga dengan bantuan ini nantinya bisa bermanfaat dan membawa kebaikan bagi kita semua.

 

“Waktu pengungsian diperpanjang dari 31 Desember 2020 sampai 31 Januari 2021 tetapi surat pemberitahuan dari pemerintah belum keluar,disamping itu para pengungsi sudah mempunyai jadwal kegiatan yang dilakukan sehari-hari sehingga mereka tidak bosan. Untuk logistik alhamdulillah sudah terpenuhi, untuk lauk kurang bervariasi. ”tutur Bapak Sudarwiyanto, selaku relawan desa Deyangan Lembaga Penanggulangan Bencana Desa (LPBDES).

Ibu Sofiatun D, sebagai tim kesehatan “Pada saat pengungsi datang dilakukan Rapid Test, baru diperbolehkan masuk ruang pengungsian. Kendala yang dialami tim kesehatan masih banyak pengungsi yang hanya memakai masker saat kegiatan saja. Untuk kebutuhan obat sudah tercukupi dari Dinas Kesehatan.”

 

“Kebutuhan logistik sehari-hari terpenuhi, tempat pengungsiannya nyaman, dan berharap aktivitas Gunung Merapi stabil supaya bisa pulang ke rumah, selain itu berterimakasih kepada relawan yang sudah membantu.”ucap Sarini salah satu pengungsi Gunung Merapi.

Bapak Farchani, selaku Polsek Tempuran “ Untuk saat ini tidak ada kendala dalam bertugas karena setiap hari dari kepolisian ada yang jaga, dan harapannya untuk pengungsi dan relawan tetap sehat, aman, dan selalu memperhatikan protokol kesehatan serta  merapi semakin kondusif.”          

            “Siswa sudah memiliki etikat yang baik dan jangan sampai terkikis serta berharap semakin meningkat tidak hanya pada masyarakat tetapi pada dirinya dan keluarganya. Di samping itu saya berharap untuk pengungsi bisa kembali dengan sehat dan selamat, apabila belum dianjurkan kembali oleh pemerintah untuk tetap bertahan dan memtuhi protokol kesehatan,”tutur Ibu Winarni, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah di bidang Kesiswaan.

            “Bagus melatih jiwa sosial, kepedulian, dan kepekaan dari organisasi terutama bagi OSIS bisa menjadi program kerja , karena pandemi lebih banyak program kerja online dengan adanya bakti sosial pengungsi merapi menjadi salah satu kegiatan yang bisa dilaksanakan secara langsung,”ucap Aniwanti selaku ketua OSIS.

 

            “Semoga kegiatan bakti sosial ini membawa manfaat yang luar biasa bagi para siswa dan dapat tetap berlanjut, di samping itu meningkatkan rasa empati, peduli, dan semangat para siswa untuk lebih peduli terhadap sesama,”imbuh Ibu Sutji Sadarini. S,Pd selaku wakil kepala sekolah di bidang kurikulum

 

Penulis : Tim Jurnalistik Skaniga

Eni Setyawati, S.Pd.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT