NAY SHELLA NURHAYATI RAIH WINNER 2 JATENG MODEST DESIGN COMPETITION (JMDC)
- Rabu, 26 November 2025
- Tim Jurnalistik
- 0 komentar

SMK Negeri 3 Magelang , Program Keahlian Busana mengikuti lomba JATENG MODEST DESIGN COMPETITION (JMDC) yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Tengah. Tujuan diadakan lomba tersebut adalah mendorong dan melahirkan designer muda berbakat di Jawa Tengah dan menjadi Fashionprenuer Busana Muslim yang dapat bersaing di pasar Nasional dan Global.
Nay Shella Nurhayati siswa kelas XII Busana 2 SMK Negeri 3 Magelang mengikuti ajang JATENG MODEST DESIGN COMPETITION (JMDC) mendapat predikat Winner 2 yang mampu bersaing dengan ratusan siswa SMK se Jawa Tengah.

Melalui proses yang sangat panjang dengan pendampingan guru busana Dian Wahyu Pertiwi, S.Pd, mulai dari awal sosialisasi lomba, 4 juni 2025. Setelah mendaftar 15 terpilih diumumkan pada 5 Juli 2025. Kemudian terpilih 8 finalis dan diumumkan pada tanggal 16 Juli 2025.

Keaktifan dalam presentasi hasil desain dan karya salah satu unsur penilaian, pada tanggal 7 Juli 2025. Dari 6 desain dipilih 2 desain untuk diwujudkan dalam busana dan pada tanggal 2 Agustus 2025 monitoring realisasi karya JMDC
Awarding kejuaraan pada tanggal 25 November 2025 di Wahid Prime Hotel Salatiga dan hadiah langsung diberikan oleh Bank Indonesia.

Nay mengambil tema Ananta Bhava yang artinya Jiwa Abadi atau perasaan tanpa batas menjadi representasi dari perjalanan spiritual dan estetika dalam busana yang memadukan warisan budaya Jawa dengan sentuhan modern yang elegan.
Inspirasi utama diambil dari rumah Jogjlo khususnya struktur tiangnya yang selaras dengan karakter kain lurik. Keduanya kuat namun sederhana, batik kawung solo merupakan motif batik klasik yang berasal dari Solo, Jawa Tengah dan memiliki makna filosofi yang dalam. Koleksi ini juga mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2024/2025 resilent dengan tema New Spirit dan sub tema Atheleisure. Desain baju muslim menjadi inspirasi dalam gaya berbusana, Siluet busana tampil Anggun dan longgar, memberikan ruang Gerak bebas sebagai simbol kebebasan berekspresi tanpa meninggalkan akar budaya. Aksen bordir dengan motif batik kawung yang dimodifikasi hingga memunculkan desain kelopak batik kawung yang berbeda. Busana ini ditujukan untuk Wanita berusia 20-35 tahun yang memiliki gaya elegan, dipakai pada evening modest wear dan dally modest wear.

“Senang, bahagia, terharu dan bangga bisa bersaing dengan ratusan siswa SMK. Sungguh tidak percaya setelah namanya disebut. Proses panjang, dari mulai mendesain, merevisi sampai begadang dalam mengerjakannya sungguh pengalaman sangat luar biasa, Saya berharap bisa berkembang terus dan berkarya lebih jauh, Saya sangat berterima kasih kepada para guru yang sudah membimbing, orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan serta teman-teman yang tidak berhenti memberikan semangat kepada saya," ujar Nay.

“Saya sangat bangga dan bahagia mendengar bahwa Nay Sella Nurhayati terpanggil. Itu adalah pencapaian yang sangat luar biasa. Semoga ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar lagi. Semoga tahun depan dapat mengikuti kembali dan meraih juara 1.” kata Dian (Ning,26 Nov2025)
Artikel Terkait
Karya Murid SMKN 3 Magelang Jurusan Busana Terpilih untuk Tampil Memukau di Launching Jogja Fashion Week 2026
Kamis, 12 Februari 2026
Ibu Wali Kota Magelang Tinjau dan Tutup Pelatihan Busana DPPKUM di SMK Negeri 3 Magelang
Jum'at, 06 Februari 2026
SMK Negeri 3 Magelang Dipercaya DPPKUM Kota Magelang Gelar Pelatihan Busana bagi Masyarakat
Selasa, 03 Februari 2026
d’JeLiPat, Brand Unggulan SMK Negeri 3 Magelang yang Memikat Hingga Mancanegara
Selasa, 27 Januari 2026